Mengenal Les Privat

Mengenal Istilah Tutoring, Sahabat Cendekia, Guru Les Privat di Depok dan Jakarta, SD, SMP, SMA

MENGENAL LES PRIVAT

Arti les privat dapat berbeda menurut satu orang dengan orang yang lain dan Anda juga pasti memiliki definisi sendiri.
Sebenarnya setiap orang sesekali atau bahkan sering terlibat kegiatan les privat, meskipun kegiatan tersebut tidak terprogram/terorganisasi. Kegiatan ini lebih seperti seseorang yang secara informal memberikan instruksi/bantuan kepada orang lain.
Misalkan:
  • seorang teman mengajari temannya yang lain,
  • seorang senior mengajari juniornya,
  • seorang kakak mengajari adiknya,
  • seorang guru mengajari seorang siswa di luar jam kelas, dll
Semua aktivitas di atas terjadi hampir secara alamiah. Di satu sisi seseorang berperan tutor, di sisi lain ada yang menjadi tutee, dan mereka telah melakukan aktivitas les privat.

Menurut Webster's New World Dictionary (1988), definisi tutor adalah:
“a teacher who gives individual instruction to a student...." (seseorang/guru yang memberikan instruksi personal kepada siswa).
Skenario umum berikut akan lebih memperjelas:
“Seorang anak terlihat sangat frustasi ketika sedang mengerjakan soal Matematika. Dia sama sekali tidak mengerti dan mulai menengok ke kakaknya yang sedang menonton TV. Kemudian dia menghampiri kakaknya tersebut dan mulai dijelaskan step by step sampai “klik” dan dia mulai dapat mengerjakan sendiri. Dia hanya sesekali minta dicek apakah dia telah mengerjakannya dengan benar.”

Skenario di atas terjadi ribuan kali setiap hari baik di rumah maupun antar teman di sekolah. Apabila orang tua dan pendidik membangun mekanisme seperti itu, dan menjadikannya sebuah proses yang terorganisir, ini akan menjadi satu alat belajar (learning tool) yang efektif dan powerfull.

Tutor dapat menjadi bagian vital dari jaringan pendukung (support network) di dalam sebuah lembaga pendidikan. Tutor mempunyai waktu dan energi untuk memberikan instruksi one-on-one kepada siswa di luar kelas.

Tiga Tipe Les Privat:
  1. Peer Tutoring, yaitu dimana tutor dan tutee memilki kesamaan umur atau level pendidikan
  2. Cross-age Tutoring; yaitu dimana tutor lebih tua dari tutee
  3. Parent/adult volunteer tutoring, yaitu dimana tutor adalah seorang dewasa dari luar sekolah tutee.
    (Fager, 1996)