Menilik Kualitas Seorang Guru Les Privat


 
Bagi Anda siswa atau orang tua tentu saja memiliki standar penilaian yang berbeda terhadap kualitas seorang guru les privat. Tetapi, aspek-aspek berikut dapat menjadi pedoman bagi Anda untuk menentukan standar dan memberikan penilaian. Uraian berikut juga bermanfaat bagi guru privat sebagai refleksi dan pedoman peningkatan kualitas. Jadi, kualitas apa yang harus melekat pada diri seorang guru les privat?
  1. Kualitas Akademik: Kualitas ini meliputi pengetahuan/penguasaan dan persiapan guru les privat terhadap subjek yang akan diajarkan (preparation & subject knowledge). Pengetahuan dan persiapan adalah bagian penting dari proses tutoring. Apabila guru les privat percaya diri dengan subjek yang ia bawakan, maka siswa akan merasa percaya diri dengan kemampuan mereka. Timbul ‘trust’ di antara keduanya.
  2. Kualitas Personal: Guru les privat yang efektif membutuhkan sensitivitas dan kesabaran ketika berinteraksi dengan siswa. Kualitas akademik (content knowledge) merupakan unsur penting yang harus ada pada diri seorang guru les privat. Namun, agar benar-benar efektif, mereka harus mengkombinasikan kualitas tersebut dengan sikap empati, jujur, selera humor, dan sikap peduli (context skill).
  1. Empati: Sikap empati  menuntut guru les privat untuk dapat ‘membaca’ keadaan emosional, sikap, dan persepsi siswa. Empati adalah kemampuan untuk melihat dan memahami orang lain dari kacamata/sudut pandang mereka, kemudian mengkomunikasikan pemahaman ini kepada yang bersangkutan.
  2. Kejujuran: Guru les privat harus bersikap jujur dan terbuka agar dapat membangun hubungan yang saling mendukung (supportive relationship). Siswa sering kali alergi untuk menceritakan permasalahan akademik mereka kepada orang lain. Apabila guru les privat dipandang sebagai pribadi yang jujur, tulus, dan mempunyai hasrat kuat untuk mendengarkan, mereka akan lebih mau untuk terbuka dan menceritakan permasalahannya.
  3. Humor: Humor dapat memainkan peran penting dalam proses tutoring. Humor mampu menurunkan tensi belajar. Berbagi tawa merupakan cara yang powerfull untuk memperkuat proses belajar. Humor dapat membuat siswa easy, rileks, dan semakin meningkatkan hubungan dengan guru les privat. Humor juga dapat digunakan untuk melempar pujian sekaligus memberikan umpan balik negatif dengan cara positif.
  4. Sikap Peduli: Kepedulian guru les privat ditunjukkan misalnya dengan membuat sesi tutoring lebih terorganisir, tepat waktu, membangun hubungan belajar sebagai sebuah tim, dan mengembangkan strategi belajar yang unik.
Baca Juga:

Posting sebelumnya:

-----------------------------------------------------------------------------------------------------
Sahabat Cendekia - Sahabat Untuk Prestasi | Depok, Jakarta, Bekasi
-----------------------------------------------------------------------------------------------------
Matematika | Fisika | Kimia | Biologi | Ekonomi / Akuntansi | Geografi | Sejarah | Sisiologi | Bahasa Inggris | Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris | Bahasa Jepang | Bahasa Korea | Bahasa Mandarin | Bahasa Jerman | Bahasa Prancis | BIPA